Selasa, 23 April 2013

TOKOH SASTRA INDONESIA

Asmarani Rosalba




Asmarani Rosalba adalah seorang sastrawan yang lahir di Jakarta tahun 1972
dalam keterjunanya di dunia sastra ia berhasil menmbuat buah karya yaitu:

Buku
* Derai Sunyi, novel, mendapat penghargaan Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA)
* Preh (A Waiting), naskah drama dua bahasa, diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta
* Cinta Tak Pernah Menar, kumpulan cerpen, meraih Pena Award
* Rembulan di Mata Ibu (2001), novel, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI sebagai buku remaja terbaik nasional
* Dialog Dua Layar, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI, 2002
* 101 Dating meraih penghargaan Adikarya IKAPI, 2005
* Jangan Jadi Muslimah Nyebelin!, nonfiksi, best seller.

Hubungan baik dengan teman sedunianya sering kali membuatnya lebih dekat sehinga dalam
karya - karyanya dia juga berkolaborasi dengan sastrawan lain yaitu:

* Ketika Penulis Jatuh Cinta, Penerbit Lingkar Pena, 2005
* Kisah Kasih dari Negeri Pengantin, Penerbit Lingkar Pena, 2005
* Jilbab Pertamaku, Penerbit Lingkar Pena, 2005
* Miss Right Where R U? Suka Duka dan Tips Jadi Jomblo Beriman, Penerbit Lingkar Pena, 2005
* Jatuh Bangun Cintaku, Penerbit Lingkar Pena, 2005
* Gara-gara Jilbabku, Penerbit Lingkar Pena, 2006
* Galz Please Don’t Cry, Penerbit Lingkar Pena, 2006
* The Real Dezperate Housewives, Penerbit Lingkar Pena, 2006
* Ketika Aa Menikah Lagi, Penerbit Lingkar Pena, 2007
* Karenamu Aku Cemburu, Penerbit Lingkar Pena, 2007
* Catatan Hati di Setiap Sujudku, Penerbit Lingkar Pena, 2007.
* Badman: Bidin
* Suparman Pulang Kampung
* Pura-Pura Ninja
* Catatan Hati di Setiap Sujudku (kumpulan tulisan dari mailing list).


Arifin Chairin Noer


Arifin Chairin Noer sastrawan indonesia yang lahir 10 Maret 1941 - 28 Mei 1995
dalam karyanya ia lebih banyak terjun dalam dunia perfilman tentunya menjadi sutradara film.

Film yang di sutradarainya

* Melawan Badai 1974
* Taksi 1990
* Petualang petualang 1978
* Pengkhianatan G.30.S/PKI 1984
* Biarkan Bulan Itu 1986
* Djakarta 1966 1982
* Pengkhianatan G-30-S P.K.I. 1982
* Rio Anaku 1973
* Bibir Mer 1991
* Suci Sang Primadona 1977
* Tasi oh Tasi 1992
* Cas Cis Cus 1989
* Harmonikaku 1979
* Serangan Fajar 1981
* Matahari Matahari 1985
* Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa 1979
* Ari Setya Ardhi (Jakarta, 31 Mei 1967–Jambi, 17 Februari 2006)
* buku puisi, di antaranya Kelabu I-II (1986-1987),
* Sajak Matahari (1991),
* Etude (1993),
* Opus (1996),
* Metro (1998)
* Tembang Antar Benua (Manuskrip, 1998).


Ada karyanya yang berbentuk buku cerita yang umumya ia buat dengan penyair lain meliputi:

* Dari Hutan Bakau,
* Batu Beramal I
* Dari Negeri Poci 3,
* Mimbar Penyair Abad 21
* Zamrud Khatulistiwa


Arswendo Atmowiloto





Arswendo Atmowiloto seorang sastrawan yang lahir Solo, Jawa Tengah, 26 November 1948dan sebenarnya mempunyai nama asli Sarwendo

Dalam dunia tulis - menulis banyak buku yang merupakan hasil karyanya yaitu:

1. Abal-abal (1994)
2. Airlangga (1985)
3. Akar Asap Neraka (1986)
4. Anak Ratapan Insan (1985)
5. Auk (1994)
6. Bayiku yang Pertama: Sandiwara Komedi dalam 3 Babak (1974)
7. Berserah itu Indah: kesaksian pribadi (1994)
8. Canting: sebuah roman keluarga (1986)
9. Darah Nelayan (2001)
10. Dewa Mabuk (2001)
11. Dua Ibu (1981)
12. Dukun Tanpa Kemenyan (1986)
13. Dusun Tantangan (2002)
14. Fotobiografi Djoenaedi Joesoef: Senyum, Sederhana, Sukses (2005)
15. Garem Koki (1986)
16. Imung
17. Indonesia from the Air (1986)
18. Kadir (2001)
19. Keluarga Bahagia (2001)
20. Keluarga Cemara 1
21. Keluarga Cemara 2 (2001)
22. Keluarga Cemara 3 (2001)
23. Khotbah di Penjara (1994)
24. Kiki
25. Kisah Para Ratib (1996)
26. Lukisan Setangkai Mawar: 17 cerita pendek pengarang Aksara (1986)
27. Mencari Ayah Ibu (2002)
28. Mengapa Bibi Tak ke Dokter? (2002)
29. Mengarang Itu Gampang
30. Menghitung Hari (1993)
31. Oskep (1994)
32. Pacar Ketinggalan Kereta (skenario dari novel "Kawinnya Juminten" (1985)
33. Pengkhianatan G30S/PKI (1986)
34. Pesta Jangkrik (2001)
35. Projo & Brojo (1994)
36. Saat-saat Kau Berbaring di Dadaku (1980)
37. Sang Pangeran (1975)
38. Sang Pemahat (1976)
39. Sebutir Mangga di Halaman Gereja: Paduan Puisi (1994)
40. Senja yang Paling Tidak Menarik (2001)
41. Senopati Pamungkas (1986/2003)
42. Serangan Fajar: diangkat dari film yang memenangkan 6 piala Citra pada Festival Film Indonesia (1982)
43. Sudesi: Sukses dengan Satu Istri (1994)
44. Suksma Sejati (1994)
45. Surkumur, Mudukur dan Plekenyun (1995)
46. Telaah tentang Televisi (1986)
47. Tembang Tanah Air (1989)
48. The Circus (1977)


Armijn Pane





Armijn Pane terlahir kedunia di Muara Sipongi, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, 18 Agustus 1908 - Jakarta, 16 Februari 1970

Banyak sunbangsihnya dalam bidang sastra meliputi:

* Puisi

o Gamelan Djiwa. Jakarta: Bagian Bahasa Djawa. Kebudayaan Departemen Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan. 1960
o Djiwa Berdjiwa, Jakarta: Balai Pustaka. 1939.

* Novel

o Belenggu, Jakarta: Dian Rakyat. Cet. I 1940, IV 1954, Cet. IX 1977, Cet. XIV 1991

* Kumpulan Cerpen

o Djinak-Djinak Merpati. Jakarta: Balai Pustaka, Cet. I 1940
o Kisah Antara Manusia. Jakarta; Balai Pustaka, Cet I 1953, II 1979

* Drama

o Antara Bumi dan Langit”. 1951. Dalam Pedoman, 27 Februari 1951


A.S. Dharta


A.S. Dharta adalah sastrawan yang lahir di Cibeber, Cianjur, 7 Maret 1924,dan menutup matanya di Cibeber, Cianjur, 7 Februari 2007

Karya dalam bidang sastra meliputi:

* Saidjah dan Adinda (naskah drama, adaptasi novel karya Multatuli yang diterjemahkah Bakri Siregar)
* Rangsang Detik (kumpulan sajak, 1957)

Asep S. Sambodja

Asep S. Sambodja Sastrawan yang lahir di Solo, 15 September 1967

Dalam dunia sastra ia banyak membuahkan karya :

Buku puisinya:

* Menjelma Rahwana (1999)
* Kusampirkan Cintaku di Jemuran (2006)
* Ballada Para Nabi (2007).

Sajak yang termuat dalam antologi bersama: Graffiti Gratitude (2001), Cyberpuitika:

* Antologi Puisi Digital (2002)
* Bisikan Kata
* Teriakan Kota (2003)
* Dian Sastro for President! (2005),
* Les Cyberlettres: Antologi Puisi Cyberpunk (2005)
* Nubuat Labirin Luka
* Antologi Puisi untuk Munir (2006)
* Mekar di Bumi (2006)
* Jogja 5,9 Skala Richter (2006)
* Legasi: Antologi Puisi ASEAN (2006)

Esai-esainya masuk dalam Cyber Graffiti:


* Polemik Sastra Cyberpunk (2004)
* Dari Kampus ke Kamus (2005)


Asrul Sani





Asrul Sani Terahir di Rao, Sumatra Barat, 10 Juni 1926, meninggal di Jakarta, 11 Januari 2004) adalah seorang sastrawan dan sutradara film asal Indonesia

Karyanya meliputi:

* Tiga Menguak Takdir (kumpulan sajak bersama Chairil Anwar dan Rivai Avin, 1950)
* Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat (kumpulan cerpen, 1972)

* Mantera (kumpulan sajak, 1975), Mahkamah (drama, 1988)
* Jenderal Nagabonar (skenario film, 1988)
* Surat-Surat Kepercayaan (kumpulan esai, 1997)

Bukan hanya itu dia juga aktif dalam terjemahan diantara karyanya:

* Laut Membisu (karya Vercors, 1949)
* Pangeran Muda (terjemahan bersama Siti Nuraini; karya Antoine de St-Exupery, 1952)
* Enam Pelajaran bagi Calon Aktor (karya Ricard Boleslavsky, 1960)
* Rumah Perawan (novel Yasunari Kawabata, 1977)
* Villa des Roses (novel Willem Elschot, 1977)
* Puteri Pulau (novel Maria Dermount, 1977)
* Kuil Kencana (novel Yukio Mishima, 1978)
* Pintu Tertutup (drama Jean Paul Sartre, 1979)
* Julius Caesar (drama William Shakespeare, 1979)
* Sang Anak (karya Rabindranath Tagore, 1979)
* Catatan dari Bawah Tanah (novel Fyodor Dostoyeski, 1979)
* Keindahan dan Kepiluan (novel Yasunari Kawabata, 1980)
* Inspektur Jenderal (drama Nicolai Gogol, 1986)

Selain menerjemah dia juga sebagai sutradara film

Film yang disutradarainya:

* "Pagar Kawat Berduri" (1963)
* "Apa yang Kau Cari, Palupi" (1970)
* "Salah Asuhan" (1974)
* "Bulan di Atas Kuburan" (1976)
* "Kemelut Hidup" (1978)
* "Di Bawah Lindungan Kaabah" (1978)


Ayatrohaedi


Ayatrohaedi Sastrawan yang terlahir di Jatiwangi, Majalengka, 5 Desember 1939–Sukabumi, 18 Februari 2006)

Karya yang pernah ditorehkankanya:

* Hujan Munggaran (1960)
* Kabogoh Téré (1967)
* Pamapag (1972)

Karyanya dalam bahasa Indonesia antara lain

* Panji Segala Raja (1974)
* Pabila dan di mana (1976)
* Senandung Ombak (terjemahan, 1976)
* Kacamata Sang Singa (terjemahan, 1977)http://spiritskul.blogspot.com/search/label/Tokoh%20Tokoh%20Sastra

Kamis, 28 Maret 2013

Perkembangan Sastra Indonesia

Sastra lahir dari proses kegelisahan sastrawan atas kondisi masyarakat dan terjadinya ketegangan atas kebudayaannya. Sastra sering juga ditempatkan sebagai potret sosial. Ia mengungkapkan kondisi masyarakat pada masa tertentu. Ia dipandang juga memancarkan semangat zamannya. Dari sanalah, sastra memberi pemahaman yang khas atas situasi sosial, kepercayaan, ideologi, dan harapan-harapan individu yang sesungguhnya merepresentasikan kebudayaan bangsanya. Dalam konteks itulah, mempelajari sastra suatu bangsa pada hakikatnya tidak berbeda dengan usaha memahami kebudayaan bangsa yang bersangkutan. Dengan perkataan lain, mempelajari kebudayaan suatu bangsa tidak akan lengkap jika keberadaan kesusastraan bangsa yang bersangkutan diabaikan. Di situlah kedudukan kesusastraan dalam kebudayaan sebuah bangsa. Ia tidak hanya merepresentasikan kondisi sosial yang terjadi pada zaman tertentu, tetapi juga menyerupai pantulan perkembangan pemikiran dan kebudayaan masyarakatnya.

Jumat, 15 Februari 2013

Pengertian Sastra

Pengertian Sastra Secara Umum dan Menurut Para Ahli


Sastra dalam Pengertian Umum
Sastra (Sanskerta: shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta ‘Sastra’, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar ‘Sas’ yang berarti "instruksi" atau "ajaran" dan ‘Tra’ yang berarti “alat” atau “sarana”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Sastra dibagi menjadi 2 yaitu Prosa dan Puisi, Prosa adalah karya sastra yang tidak terikat sedangkan Puisi adalah karya sastra yang terikat dengan kaidah dan aturan tertentu. Contoh karya Sastra Puisi yaitu Puisi, Pantun,  dan Syair sedangkan contoh karya sastra Prosa yaitu Novel, Cerita/Cerpen, dan Drama.

Selasa, 05 Februari 2013

Menulis itu Hobbi




Menulis itu merupakan ketrampilan yang dapat membuahkan hasil. Menguntungkan secara spiritual maupun komersial. Menulis itu tidak sama dengan mengarang. Tidak semua orang dapat mengarang, kerena untuk menjadi pengarang, diperlukan bakat. Tetapi untuk menulis, orang yang mau mencoba dan melatih dirinya, pasti dapat menulis.
Modal yang diperlukan pertamanya adalah kemampuan berbahasa. Setiap orang yang dapat berbahasa dengan baik, dengan memperhatikan penggunaan bahasa sehari-hari, berarti mengasah pikirannya dengan disiplin berbahasa. Dengan berbahasa yang sederhana seseorang dapat mengungkapkan pikirannya dan menulisakan buah pikirannya dengan tahap demi setahap, dan akhirnya lancar seperti ia berbicara dengan orang lain.

Rabu, 23 Januari 2013

Enam Langkah agar Tulisan Anda Dipublikasikan

               Menjadi penulis lepas ialah sebuah cara untuk bekerja di rumah, namun tetap menghasilkan. Sebagai seorang penulis, Anda memiliki kesempatan istimewa untuk memengaruhi apa yang orang lain pikir atau lakukan. Anda dapat menyentuh emosi, bahkan mungkin mampu mengubah jalan hidup seorang pembaca. Tiap tahun, jutaan orang akan berusaha untuk membuat tulisan mereka dipublikasikan di majalah, koran, atau buku, namun persentase yang berhasil hanya sedikit saja. Mereka yang selalu gagal membuat tulisannya dipublikasikan diam-diam akan merasa bahwa penulis yang tulisannya berhasil dipublikasikan lebih berbakat dari diri mereka. Meski benar ada beberapa yang memiliki bakat lebih dari yang lainnya, namun sebenarnya bakat bukanlah faktor utama yang menentukan kesuksesan banyak penulis lepas. Enam langkah berikut dapat membantu Anda untuk memulai perjalanan tulisan Anda menuju dipublikasikan.

 

Apa Itu Sastra ?