Kamis, 11 Juni 2015

Perbedaan Sastra Klasik dan Sastra Modern

Sastra Klasik

a. puisi berbentuk terikat dan kaku
b. prasa lama statis (sesuai dengan keadaan masyarakat lama yang mengalami perubahan yang sangat lambat)
c. kraton sentris (cerita berkisah kerajaan, istana kerajaan, bersifat feodal)
d. prosa hampir seluruhnya berbentuk hikayat, tambo, atau dongeng. pembaca dibawa ke alam khayal dan fantasi.
e. kemudian dipengaruhi oleh kesusastraan Hindu dan arab
f. cerita sering bersifat anonim ( pengarangnya tidak diketahui).



Sastra Modern

a. puisi bersifat bebas, baik bentuk maupun isinya
b. prasa baru dinamis (senantiasa berubah dengan perkembangan masyarakat)
c. masyarakat sentris
d. bentuknya roman, novel, cerpen, drama
e. berlandas pada dunia nyata, berdasarkan kenyataan dan kebenaran
f. Terutama dipengaruhi oleh kesusastraan barat
g. Diketahui siapa pengarangnya


Sumber : http://deztiadrali.blogspot.com/2011/12/perbedaan-sastra-klasik-dan-sastra.html

Jumat, 05 Juni 2015

Sajak Orang-orangan


Oleh : Redi Antara

Izinkan aku bersajak! Tuan.
Boleh tutup telinga jika terdengar tak enak. Apalagi jika membuat sesak.

Lihatlah! Tuan.

Orang goblok dikasih golok,
ya sudah pasti kerjaan nya ngegorok.
Orang sakit dikasih cerulit,
ya sudah semua yang dianggap tidak sejalan dengan pemikirannya langsung sabit.
Orang waras ga punya beras.
Ujung-ujungnya jadi pemeras.

Orang pintar hanya bisa berkelakar.
Orang bodoh hanya bisa pasrah.
Orang-orangan hanya bisa tepuk tangan.

Rabu, 03 Juni 2015

Kapan GiliranKu?



Oleh : Redi Antara

Kala senyum tak lagi menarik hati.
Kala ketulusan dianggap sebuah kepalsuan.
Kala kejujuran tak ada lagi harga nya.
Seperti harga diri yang semakin murah.

Saat itu kah giliran ku?
Atau kah itu giliran mu?

Minggu, 08 Maret 2015

Tips Menulis Novel Ala Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy)

Habiburrahman El Shirazy.Semua orang pasti mengenal namanya. seorang novelis, sutradara, dai, penyair dan profesi lainnya. namun, nama nya lebih dikenal sebagai penulis novel. Ia telah banyak menelurkan karya-karya best seller. beberapa karya kang abik (sapaan terhadapnya) diantaranya Ayat- ayat cinta, Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2, Bumi Cinta, Cinta Suci Zahrana, Di Atas sajadah Cinta, dan beberapa karya lainnya yang kebanyakan menjadi buku- buku best seller dan banyak pula karya nya yang telah di filmkan. Adapula buku terbaru nya yaitu Api Tauhid yang baru di cetak akhir tahun lalu. Kini kang abik sedang menyelesaikan buku lainnya diantaranya Bulan madu di Yerusalem, dari Sujud ke Sujud (kelanjutan dari Ketika Cinta Bertasbih), dan Ayat- Ayat Cinta 2.

Ia sering disebut sebagai 'penulis bertangan emas' karena kepiawaiannya dalam menulis. bahkan ia dinobatkan menjadi penulis no.1 indonesia oleh INSANI Undip pada tahun 2008.

Sabtu, 07 Maret 2015

Luka

Oleh Redi Antara

Luka lama kambuh kembali
Menjalar disetiap hati
Semakin parah

Janji-janji dilangkah ini
Hanya usap
Hanya sentuh telinga, lalu pergi

Bahkan malam yang biasa singgah
Enggan menyapa pada sang bulan

Sastra dan Agama



Penulis memulai esai ini dengan pembahasan mengenai sastra. Penulis merasa penting membahas sastra lebih dahulu karena dari sastralah penulis akan mencari hubungan antara sastra dan agama. Selain itu, pembahasan agama yang juga membahas sastra belum banyak penulis temukan, tetapi banyak pembahasan sastra yang tidak lepas dari pembahasan mengenai agama. Dengan cara seperti ini, penulis berharap mendapatkan hasil yang maksimal dan bisa memberikan gambaran mengenai hubungan sastra dan agama. Istilah sastra berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ‘tulisan’ atau ‘karangan’. Sastra biasanya diartikan sebagai karangan dengan bahasa yang indah dan isi yang baik. Bahasa yang indah artinya bisa menimbulkan kesan dan menghibur pembacanya. Isi yang baik artinya berguna dan mengandung nilai pendidikan. Indah dan baik ini menjadi fungsi sastra yang terkenal dengan istilah dulce et utile. Bentuk fisik dari sastra disebut karya sastra. Penulis karya sastra disebut sastrawan (Bagyo S. (ed), 1986: 7).

Jumat, 06 Maret 2015

Biografi Andrea Hirata - Penulis Novel

Andrea Hirata, Biografi, novelis, penulisAndrea Hirata Seman Said Harun lahir di pulau Belitung 24 Oktober 1982, Andrea Hirata sendiri merupakan anak keempat dari pasangan Seman Said Harunayah dan NA Masturah. Ia dilahirkan di sebuah desa yang termasuk desa miskin dan letaknya yang cukup terpelosok di pulau Belitong. Tinggal di sebuah desa dengan segala keterbatasan memang cukup mempengaruhi pribadi Andrea sedari kecil. Ia mengaku lebih banyak mendapatkan motivasi dari keadaan di sekelilingnya yang banyak memperlihatkan keperihatinan.

Nama Andrea Hirata sebenarnya bukanlah nama pemberian dari kedua orang tuanya. Sejak lahir ia diberi nama Aqil Barraq Badruddin. Merasa tak cocok dengan nama tersebut, Andrea pun menggantinya dengan Wadhud. Akan tetapi, ia masih merasa terbebani dengan nama itu. Alhasil, ia kembali mengganti namanya dengan Andrea Hirata Seman Said Harun sejak ia remaja.

“Andrea diambil dari nama seorang wanita yang nekat bunuh diri bila penyanyi pujaannya, yakni Elvis Presley tidak membalas suratnya,” ungkap Andrea.